91 Sapi dan 9 Kambing Kurban Terkumpul, Riza Herdavid: Semua Desa di Basel Harus Kebagian

TOBOALI, CERAPAN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemerataan bantuan sosial keagamaan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

 

Tahun ini, Pemkab Basel berhasil menghimpun sebanyak 91 ekor sapi dan 9 ekor kambing kurban dari berbagai perusahaan, pelaku usaha, BUMN, BUMD hingga mitra strategis pemerintah daerah yang dilakukan penyerahan bantuan hewan kurban secara simbolis, di halaman Ruang Rapat Gunung Namak Kantor Bupati Basel, Senin (25/5/2026).

 

Capaian ini menjadi salah satu pengumpulan hewan kurban terbesar yang berhasil dilakukan Pemkab Basel dalam beberapa tahun terakhir. Program ini sekaligus mempertegas kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam membantu masyarakat.

 

Dari seluruh perusahaan yang berpartisipasi, PT Timah (Persero) Tbk tercatat sebagai penyumbang terbesar dengan menyalurkan 31 ekor sapi kurban untuk masyarakat Basel.

 

Baca Juga  Bermunajat Diturunkan Hujan, Pemkab Basel Gelar Sholat Istisqa Berjamaah

Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah mitra kerja pemerintah daerah, yang dipimpin secara langsung Bupati Basel Riza Herdavid didampingi Wakil Bupati Debby Vita Dewi serta dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, camat, perwakilan perusahaan, perbankan dan pelaku usaha di Basel.

 

Bupati Basel Riza Herdavid mengatakan, program penyaluran hewan kurban tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial perusahaan bersama pemerintah daerah terhadap masyarakat Basel.

 

“Alhamdulillah hari ini Forkopimda mewakili masyarakat Basel mendapatkan CSR dari mitra-mitra pengusaha dan perusahaan yang ada di Kabupaten Bangka Selatan,” katanya

 

Ia menyebutkan, seluruh hewan kurban yang terkumpul akan didistribusikan secara merata ke desa dan kelurahan di wilayah Basel agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

 

“Tujuannya adalah memberikan hewan kurban ke seluruh desa dan kelurahan yang ada di Basel. Pola distribusi bantuan kurban tahun ini masih menggunakan konsep pemerataan seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni satu ekor sapi untuk setiap desa dan kelurahan,” sebut Riza.

Baca Juga  Dua Unit PIP Ilegal dan 11 Orang Penambang di Laut Sukadamai Diamankan Polisi, YG: Masuk Koordinasi David

 

“Akan tetapi, karena jumlah sapi kurban yang berhasil dihimpun mencapai 91 ekor, sejumlah desa yang terdampak aktivitas perusahaan akan menerima tambahan bantuan hewan kurban lebih dari satu ekor,” lanjut Riza.

 

Meski demikian, Riza memastikan desa yang tidak memiliki aktivitas perusahaan di wilayahnya tetap memperoleh bantuan kurban secara adil tanpa ada perbedaan perlakuan.

 

“Desa yang tidak ada perusahaan di wilayahnya juga tetap kami bagikan. Semua kami kumpulkan dan dibagikan secara merata,” tegasnya.

 

Ia juga menyoroti masih adanya perusahaan yang belum aktif menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat Basel. Pihaknya telah meminta dinas terkait untuk melakukan evaluasi terhadap perusahaan-perusahaan yang dinilai belum memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga  Resnarkoba Polres Basel Tangkap Pelaku Pengedar Sabu Saat Transaksi di Hutan

 

“Saya meminta dinas terkait turun ke lapangan mengevaluasi perusahaan yang tidak menyalurkan CSR. Evaluasi ini penting, agar keberadaan perusahaan di Basel benar-benar memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah,” ucap Riza.

 

Riza menegaskan pemerintah daerah tidak akan memaksakan perusahaan yang memang sedang mengalami kerugian usaha untuk memberikan bantuan sosial.nTetapi kalau ada keuntungan selama berusaha di Basel.

 

“Saya mengetuk kesadaran mereka untuk turut membantu rakyat Basel. Saya juga meminta masyarakat, Forkopimda dan media ikut mengawasi proses distribusi hewan kurban agar penyalurannya tepat sasaran dan sesuai amanah dari perusahaan pemberi bantuan. Iya walaupun selama 11 tahun ini belum ada satu keluhan pun terkait pembagian kurban yang dilakukan secara berkeadilan. Namun tetapi harus kita awasi,” pungkasnya. (Tcc).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *