Exit Meeting BPK, Debby Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas Pemkab Basel

TOBOALI, CERAPAN.ID – Wakil Bupati Bangka Selatan (Basel) Debby Vita Dewi, mengikuti kegiatan Exit Meeting bersama tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di ruang kerja Wakil Bupati Bangka Selatan, Selasa (2/6/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi yang dilakukan BPK terhadap pelaksanaan tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah di lingkungan Pemkab Basel.

 

Exit Meeting menjadi momentum penting untuk menyampaikan hasil evaluasi sekaligus berbagai rekomendasi yang dapat dijadikan bahan perbaikan oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

 

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Basel Debby Vita Dewi menyampaikan apresiasi kepada tim BPK yang telah melaksanakan proses pemeriksaan dan evaluasi secara profesional serta memberikan berbagai masukan konstruktif.

Baca Juga  Pilkada 2024, APBD Basel Tersedot Rp 35,2 Miliar, Evi: Disalurkan ke KPU, Bawaslu, Polres dan Kodim

 

“Kami mengucapkan terima kasih atas evaluasi dan masukan yang telah diberikan oleh BPK. Mudah-mudahan hal ini menjadi bahan pembelajaran bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas kinerja pemerintah daerah ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

 

“Hasil evaluasi yang disampaikan BPK memiliki nilai strategis sebagai bahan pembelajaran dan refleksi bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan penyempurnaan dalam berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan,” lanjut Debby.

 

Debby menegaskan, Pemkab Basel memiliki komitmen kuat untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas kinerja pemerintahan.

 

“Berbagai catatan dan masukan yang diterima akan menjadi perhatian serius untuk dilakukan perbaikan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Setiap masukan yang diberikan tentu akan menjadi perhatian kami, dan juga pemerintah daerah akan melakukan langkah-langkah penyempurnaan sesuai ketentuan yang berlaku agar tata kelola pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan semakin efektif, tertib, dan akuntabel,” tegasnya.

Baca Juga  Jelang Pendaftaran Cakada 2024, KPU Bangka Belitung Gencar Gelar Sosialisasi

 

Ia menilai evaluasi yang dilakukan BPK bukan semata-mata proses pemeriksaan, melainkan bagian dari mekanisme pengawasan yang bertujuan mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

 

“Oleh karena itu, pentingnya membangun budaya kerja yang berorientasi pada transparansi, profesionalisme, dan pelayanan publik yang berkualitas demi memenuhi harapan masyarakat,” ucap Debby.

 

Debby menerangkan bahwa selain itu, hasil evaluasi tersebut diharapkan mampu menjadi pijakan bagi perangkat daerah dalam memperkuat sistem pengelolaan keuangan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan.

Baca Juga  TPID Basel Gelar Pasar Murah, Jaga Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan 2026

 

“Kami memandang evaluasi sebagai momentum untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas kerja. Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, kami berharap kinerja pemerintah daerah dapat semakin optimal sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” terangnya.

 

Ia mengungkapkan juga, kegiatan Exit Meeting berlangsung dalam suasana konstruktif, penuh keterbukaan, dan semangat untuk terus melakukan perbaikan di berbagai sektor pemerintahan.

 

“Melalui hasil evaluasi yang telah disampaikan, Pemkab Basel berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” ungkap Debby. (Tcc).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *