Kepulangan 181 Jemaah Haji Asal Basel Dijadwalkan Tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang Pada 19-20 Juni 2025

TOBOALI, CERAPAN.ID – Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), akan segera kembali ke tanah air, setelah melakukan serangkaian ibadah suci, di Mekkah.

Kepulangan rombongan jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) enam asal Basel ini dijadwalkan bakal tiba di Kota Pangkalpinang pada tanggal 19-20 Juni 2025 mendatang.

“Untuk para keluarga yang ingin melakukan penjemputan jemaah harus, di Asrama Haji Antara, Pangkalpinang hal ini demi menjaga kelancaran, ketertiban serta keamanan proses pemulangan,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Basel Karyawan, Senin (16/6/2025).

Karyawan mengatakan juga bahwa pihaknya telah menentukan jadwal kepulangan jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) enam tersebut yang rencananya para rombongan jemaah haji asal Basel akan diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah pada tanggal 18 Juni 2025 mendatang sekitar pukul 15.45 WAS.

Baca Juga  Soroti Izin Diskotik Xbar dan Haylay di Pangkalpinang, Rocky Desak Pemkot Berikan Sanksi

“Dan di perkirakan rombongan para jemaah haji akan tiba ke Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang sekitar pukul 05.50 WIB. Setelah itu mereka akan diberangkatkan ke Bandara Depati Amir, Pangkalpinang menggunakan penerbangan domestik,” katanya.

Menurutnya terdapat sebanyak 182 orang jemaah haji asal Basel bakal dipulangkan. Hal ini usai satu orang jemaah haji di antaranya dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani rangkaian ibadah. Setibanya di Pangkalpinang jemaah akan langsung diarahkan ke Asrama Haji untuk dilakukan periksa kesehatannya secara menyeluruh oleh tim medis.

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi dini kemungkinan adanya penyakit, maupun kondisi kesehatan jemaah yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Supaya jemaah haji dapat pulang ke tempat asalnya dengan kondisi sehat, termasuk proses pemantauan agar jemaah haji dapat lebih mudah dalam mendapatkan penanganan medis yang tepat jika mengalami gangguan kesehatan setelah tiba di tanah air Mekkah. Setelah proses tersebut nantinya mereka baru diperbolehkan untuk dijemput oleh masing-masing keluarganya,” tutur Karyawan.

Baca Juga  Apdesi Tandatangani MoU dengan Polres Basel Cegah Penyalahgunaan DD

Selain itu, Karyawan menjelaskan bahwa kepemulangan para jemaah haji ke Indonesia dilakukan setelah menyelesaikan puncak dari prosesi ibadah haji, di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

“Hal ini diketahui berdasarkan update terbaru pada Senin (9/6/2025) kemarin jemaah haji asal Basel sebagian telah merampungkan puncak ibadah haji. Sementara sisanya masih ada yang melakukan rangkaian ibadah di Armuzna,” jelasnya.

“Ibadah di Arafah meliputi wukuf (berhenti) di Arafah, salat Dzuhur dan Asar secara jama’ (bersama-sama), dan qashar (singkat), serta berdoa dan berzikir, di Muzdalifah, jemaah melakukan harus mabit (bermalam), dan wajib mengumpulkan bebatuan, lalu saat di Mina, jemaah melakukan jumrah (Lempar batu) di tugu-tugu jamarat. Pada fase ini, jemaah haji melakukan berbagai ibadah yang sangat diutamakan, di mana mereka dapat merasakan keutamaan dan keajaiban ibadah haji,” lanjut Karyawan.

Baca Juga  Dorong Ekonomi Kerakyatan, PT Timah Dukung Koperasi Lokal untuk Terus Berkembang

Karyawan menerangkan, kondisi kesehatan semua jemaah haji saat ini dalam keadaan baik. Walaupun ada beberapa dalam kondisi sakit hal itu masih relatif.

“Menjelang kepulangan jemaah ke Indonesia kami mengingatkan para jemaah haji agar mematuhi aturan yang berlaku. Terutama mengenai ketentuan barang bawaan di dalam pesawat, jangan sampai ada problem saat pemeriksaan di bandara,” terangnya.

Ia menghimbau kepada seluruh jemaah haji untuk beristirahat yang cukup. Terpenting menjaga kondisi kesehatan sembari menanti jadwal kepulangan ke Indonesia.

“Kami selalu berdoa dan berharap seluruh jemaah haji dapat tiba di Babel, sampai rumah masing-masing dengan keadaan selamat dan sehat,” pungkasnya. (Tcc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *